Proxmox Bind Mount – Mount Storage dari Host ke container LXC

Sebelum mulai pastikan kedua direktori di Host dan di lokasi target Container sudah dibuat. Sebagai contoh saya ingin me-mount direktori
/mnt/share-storage/ dari Host ke dalam Container direktori /mnt/data/
Mesin Proxmox yang saya gunakan versi: Proxmox Virtual Environment 4.3

1. Cek ID container

root@host:~# lxc-ls --fancy
NAME STATE   AUTOSTART GROUPS IPV4                 
311  RUNNING 0         -      10.0.0.211, -    
312  RUNNING 0         -      10.0.0.212, -    
313  RUNNING 0         -      10.0.0.213, -

2. Edit berkas konfigurasi container LXC

root@host:~# vim /etc/pve/lxc/313.conf

3. Tambahkan baris berikut

mp0:[SOURCE-HOST],mp=[TARGET-CONTAINER]
mp0:/mnt/share-storage/,mp=/mnt/data/

4. Kemudian muat ulang container

root@host:~# lxc-stop -n 313 
root@host:~# lxc-start -n 313

5. Verifikasi hasil bind mount didalam container

root@host:~# lxc-attach -n 313 

root@ct313:~# df -h
Filesystem      Size  Used Avail Use% Mounted on
/dev/loop2      148G  867M  140G   1% /
/dev/sdb1       1.1T   71M  1.1T   1% /mnt/data
none            492K     0  492K   0% /dev
tmpfs            32G     0   32G   0% /dev/shm
tmpfs            32G  8.2M   32G   1% /run
tmpfs           5.0M     0  5.0M   0% /run/lock
tmpfs            32G     0   32G   0% /sys/fs/cgroup

6. Jika Anda memiliki beberapa path yang ingin di-mount maka tinggal tambahkan saja dibawah baris mp0 jadi mp1, mp2, dst

mp0:/mnt/share-storage/,mp=/mnt/data/
mp1:/mnt/pve/share-storage1,mp=/mnt/data1
mp2:/mnt/pve/share-storage2,mp=/mnt/data2
...

~Sekian dan Semoga bermanfaat. 😀

Proxmox VE : ALERT /dev/disk/by-uuid does not exist

ALERT! /dev/disk/by-uuid/32629f4d-4bd3-41df-b3d6-deac7c677311 does not exist.
Dropping to a shell!

Kode_Kesalahan_1
Okeh, setelah tanya sana sini di google akhirnya nemu juga orang yg ngalamin hal yang sama.

1. Saya langsung segera membuat bootable usb dengan isi GParted filenya yang hanya 227 MB tak butuh waktu lama untuk saya unduh dan buatkan bootablenya (ingat pilih yang x64 karena saya menghabiskan waktu 1 jam karena salah unduh)

2. Kaitkan /dev/sda1 (partisi / boot dari instalasi Proxmox) ke /mnt

mount /dev/sda1 /mnt

3. Cek file device.map dan grub.cfg

cat /mnt/grub/device.map
cat /mnt/grub/grub.cfg

Kode_Kesalahan_2

4. Selanjutnya Mari kita memeriksa UUID dari partisi root. Pertama mengaktifkan kelompok volume PvE:

vgchange -ay pve
 3 logical volume(s) in volume group "pve" now active

5. Dimana titik LV root ?

ls -l /dev/mapper | grep pve-root
lrwxrwxrwx 1 root root 7 Feb  2 09:06 pve-root -> ../dm-1

6. Lihat UUID dari / dev / dm-1:

ls -l /dev/disk/by-uuid | grep dm-1
lrwxrwxrwx 1 root root 10 Feb  2 09:06 32629f4d-4bd3-41df-b3d6-deac7c67731

7. Lepaskan kaitan dan kaitkan lagi seperti kode dibawah

umount /mnt

mount /dev/mapper/pve-root /mnt
mount /dev/sda1 /mnt/boot
mount --bind /dev /mnt/dev
mount --bind /proc /mnt/proc
mount --bind /sys /mnt/sys

8. Change root untuk masuk kedalam system Proxmox

 chroot /mnt

9. lalu Update grub

update-grub 

10. Jika menemukan kode kesalahan

 /usr/sbin/grub-probe: error: Couldn't find PV pv1. Check your device.map.

Ubah file /mnt/grub/device.map menjadi (hd01) /dev/sda1

nano /mnt/grub/device.map
(hd01) /dev/sda1

11. Vgdisplay tidak menunjukkan apa-apa. sebelum mengaktifkan VG PvE lagi:

vgchange -ay pve
  3 logical volume(s) in volume group "pve" now active

pvdisplay
--- Physical volume ---
PV Name        /dev/sda2
VG Name        pve
[...]
PV UUID        1YMsls-ycW4-aqWL-MEsC-EOFM-VVyI-4UrgFY
[...]

12. Jalankan update-grub lagi

update-grub

13. Saat update-grub system tidak memunculkan pesan kesalahan. Mari kita periksa kembali isi dari device.map dan grub.cfg :

cat /boot/grub/device.map
(hd0) /dev/sda1
cat /boot/grub/grub.cfg 

14. Jika sudah benar, mari kita reboot dan lihat hasilnya. yeay mesin kembali berjalan tanpa kode kesalahan dan sedang memeriksa media penyimpanan tunggu sampai selesai dan mesin sudah kembali normal.
Kode_Kesalahan_3


Refrensi: http://www.claudiokuenzler.com/blog/442/grub2-boot-issue-error-alert-dev-disk-by-uuid-does-not-exist#.VWQI22F1i-k

Membuat Container di Proxmox VE

1. Pastikan kita sudah punya template container OpenVZ, jika belum punya bisa dicari dan unduh di http://openvz.org/Download/template/precreated

2. Jika sudah unduh atau memiliki template OpenVZ simpan filenya di folder

/var/lib/vz/template/cache

3. Sekarang masuk ke webpanel proxmox, masukan https://ip_proxmox:8006 pada browser kesayangan anda. port 8006 merupakan port standar webpanel proxmox.

4. Selanjutnya masuk dengan memasukan nama pengguna dan kata sandi anda.

5. Setelah masuk ke webpanel proxmox, klik “Create CT” di pojok kanan atas untuk membuat container baru, isikan hostname dan kata sandi sesuai dengan yang diinginkan, jika sudah klik Next.

6. Selanjutnya pilih template yang tadi sudah disalin di langkah ke-2 klik Next.

OVZ_2

7. Konfigurasi jumlah memory (MB), swap (MB), disk size (GB) dan CPU sesuai kebutuhan. klik Next.

8. Selanjutnya konfigurasi Network sesuai kebutuhan. klik Next

OVZ_3

9. Lalu konfigurasikan DNS (Domain Name Service) klik Next.

OVZ_4

10. Pastikan kembali semua konfigurasi di tab Confirm, jika sudah benar dan yakin klik Finish. Jika muncul keluaran TASK OK maka proses berhasil.

11. Jika sudah berhasil klik kanan container yang baru kita buat, lalu klik Start
dan container siap untuk digunakan.


Refrensi: https://sdmokonote.wordpress.com/2015/02/12/memasang-container-openvz-di-proxmox/

Install Proxmox VE di VM VirtualBox

Proxmox VE merupakan sebuah distro Linux turunan dari Debian (64 bit)
berbasis CLI (Command line Interface). Proses installasi dan administrasi Proxmox VE ini cukup keren karena berbasis Web. Proxmox VE ini sendiri juga dimanfaatkan untuk membuat cloud computing.

Berikut ini saya akan membagikan sedikit cara untuk menginstall Proxmox di Virtual Box.

1. Buka virtual mesin VM VirtualBox yang telah terinstall, karena kita akan menginstall virtual mesin yang baru maka pilih New pada menu.

2. Pada Kotak dialog Create Virtual Machine, isi nama sesuai keinginan anda,Untuk Type dan Version. Kemudian klik Next untuk melanjutkan ke proses selanjutnya

VB_01

3. Kemudian atur kapasitas memori yang dibutuhkan. Sebenarnya sudah direkomendsikan oleh si Virtual Mesin, namun disarankan untuk mengisi 1024 MB keatas. Setelah itu klik Next.

VB_02

4. Pada Kotak dialog Hard Drive pilih Create a virtual Hard drive now. Kemudian klik Create.

VB_03

5. Pada Kotak Dialog Hard drive file type pilih VDI (VirtualBox Disk Image) Kemudian klik Next.

6. Pada Kotak dialog Storage on physical hard drive pilih Dynamically allocated. Kemudian klik Next.

7. Pada Kotak Dialog File location and Size tentukan lokasi penyimpanan data Jika partisi telah siap, dan ukuran memori penyimpanan hard disk. Kemudain klik Create.

VB_04
8. Kemudian masukan file ISO Proxmox kedalam virtual box, lalu klik Start.

VB_05

9. Yap proses intallasi pun dimulai, di layar boot loader tekan saja enter untuk melanjutkan.

1

10. Kemudian pilih Agree di layar lisensi.

2

11. Pada tahap ini pastikan kembali target harddisk yang akan digunakan. Klik Next untuk melanjutkan instalasi Proxmox VE.

3

12. Di layar pengaruran Location and Time Zone, pilih Indonesia dan zona waktu yang sesuai. Klik Next untuk melanjutkan instalasi Proxmox VE.

4

13. Selanjutnya tentukan kata sandi dan surel untuk pengguna root yang nantinya akan digunakan untuk mengatur server virtualisasi Proxmox VE ini.

5

14. Kemudian lakukan pengaturan nama host, alamat IP, default gateway, dan DNS untuk server Proxmox VE.

15. Tunggu hingga proses Instalasi Proxmox VE selesai. Di akhir instalasi instalasi klik Reboot untuk masuk ke sistem Proxmox VE yang baru saja diinstall.


Refrensi: http://erela19.blogspot.com | http://ilmukomputer.com