Membuat Container di Proxmox VE

1. Pastikan kita sudah punya template container OpenVZ, jika belum punya bisa dicari dan unduh di http://openvz.org/Download/template/precreated

2. Jika sudah unduh atau memiliki template OpenVZ simpan filenya di folder

/var/lib/vz/template/cache

3. Sekarang masuk ke webpanel proxmox, masukan https://ip_proxmox:8006 pada browser kesayangan anda. port 8006 merupakan port standar webpanel proxmox.

4. Selanjutnya masuk dengan memasukan nama pengguna dan kata sandi anda.

5. Setelah masuk ke webpanel proxmox, klik “Create CT” di pojok kanan atas untuk membuat container baru, isikan hostname dan kata sandi sesuai dengan yang diinginkan, jika sudah klik Next.

6. Selanjutnya pilih template yang tadi sudah disalin di langkah ke-2 klik Next.

OVZ_2

7. Konfigurasi jumlah memory (MB), swap (MB), disk size (GB) dan CPU sesuai kebutuhan. klik Next.

8. Selanjutnya konfigurasi Network sesuai kebutuhan. klik Next

OVZ_3

9. Lalu konfigurasikan DNS (Domain Name Service) klik Next.

OVZ_4

10. Pastikan kembali semua konfigurasi di tab Confirm, jika sudah benar dan yakin klik Finish. Jika muncul keluaran TASK OK maka proses berhasil.

11. Jika sudah berhasil klik kanan container yang baru kita buat, lalu klik Start
dan container siap untuk digunakan.


Refrensi: https://sdmokonote.wordpress.com/2015/02/12/memasang-container-openvz-di-proxmox/

Install Proxmox VE di VM VirtualBox

Proxmox VE merupakan sebuah distro Linux turunan dari Debian (64 bit)
berbasis CLI (Command line Interface). Proses installasi dan administrasi Proxmox VE ini cukup keren karena berbasis Web. Proxmox VE ini sendiri juga dimanfaatkan untuk membuat cloud computing.

Berikut ini saya akan membagikan sedikit cara untuk menginstall Proxmox di Virtual Box.

1. Buka virtual mesin VM VirtualBox yang telah terinstall, karena kita akan menginstall virtual mesin yang baru maka pilih New pada menu.

2. Pada Kotak dialog Create Virtual Machine, isi nama sesuai keinginan anda,Untuk Type dan Version. Kemudian klik Next untuk melanjutkan ke proses selanjutnya

VB_01

3. Kemudian atur kapasitas memori yang dibutuhkan. Sebenarnya sudah direkomendsikan oleh si Virtual Mesin, namun disarankan untuk mengisi 1024 MB keatas. Setelah itu klik Next.

VB_02

4. Pada Kotak dialog Hard Drive pilih Create a virtual Hard drive now. Kemudian klik Create.

VB_03

5. Pada Kotak Dialog Hard drive file type pilih VDI (VirtualBox Disk Image) Kemudian klik Next.

6. Pada Kotak dialog Storage on physical hard drive pilih Dynamically allocated. Kemudian klik Next.

7. Pada Kotak Dialog File location and Size tentukan lokasi penyimpanan data Jika partisi telah siap, dan ukuran memori penyimpanan hard disk. Kemudain klik Create.

VB_04
8. Kemudian masukan file ISO Proxmox kedalam virtual box, lalu klik Start.

VB_05

9. Yap proses intallasi pun dimulai, di layar boot loader tekan saja enter untuk melanjutkan.

1

10. Kemudian pilih Agree di layar lisensi.

2

11. Pada tahap ini pastikan kembali target harddisk yang akan digunakan. Klik Next untuk melanjutkan instalasi Proxmox VE.

3

12. Di layar pengaruran Location and Time Zone, pilih Indonesia dan zona waktu yang sesuai. Klik Next untuk melanjutkan instalasi Proxmox VE.

4

13. Selanjutnya tentukan kata sandi dan surel untuk pengguna root yang nantinya akan digunakan untuk mengatur server virtualisasi Proxmox VE ini.

5

14. Kemudian lakukan pengaturan nama host, alamat IP, default gateway, dan DNS untuk server Proxmox VE.

15. Tunggu hingga proses Instalasi Proxmox VE selesai. Di akhir instalasi instalasi klik Reboot untuk masuk ke sistem Proxmox VE yang baru saja diinstall.


Refrensi: http://erela19.blogspot.com | http://ilmukomputer.com